Kamis, 11 Agustus 2016

Manusia dan Penderitaan

Manusia Dan Penderitaan
A.      PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita, kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan, Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan.
Pendiritaan akan dialami oleh semua orang. Hal itu sudah merupakan resiko hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi penderitaan atau kesedihan kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan darinya.
B.      SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami oleh seseorang timbullah penderitaan.
Siksaan yang sifatnya psikis misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.
Kebimbangan dapat dialami seseorang pada saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang ingin diambil.
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun dia berada dalam lingkungan ramai.
ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.
sebab orang mengalami ketakutan
1.      Claustrophobia dan agoraphobis
2.      Gamang
3.      Kegelapan
4.      Kesakitan
5.      Kegagalan

C.      KEKALUTAN MENTAL
Penderitaan batin dalam ilmu psikologis dikenal sebagai kekalutan mental. Kekalutan metal dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi, sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.

D.     PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami  penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan, kecewa, putus asa, ingin bunuh diri.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan.
Sikap positif yang timbul misalnya : kreatif, tidak mudah menyerah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar